Kamis, 14 Januari 2010

contoh koding HTML

Dasar-Dasar HTML

BAB I. HTML

HTML adalah singkatan dari Hypertext Markup Language, sebuah “bahasa” yang mengatur lay-out, tampilan ataupun proses sebuah halaman web yang akan ditampilkan oleh program browser seperti Microsoft Internet Explorer, Netscape Navigator, Opera, Lynx ataupun Konqueror yang berjalan di atas Linux.

Halaman-halaman, ataupun teks-teks yang sudah diformat dengan HTML akan diterjemahkan oleh browser lalu ditampilkan sesuai keinginan pembuatnya.

HTML tidak bisa dikatakan bahasa pemrograman, sebab HTML tidak memiliki ciri-ciri bahasa pemrograman seperti adanya kemampuan logika, perhitungan, fungsi dan sebagainya.

Bila anda pernah bekerja dengan WordStar, maka anda akan mengerti konsep HTML, sebab HTML menggunakan tag yaitu pasangan perintah yang mengapit teks ataupun informasi sehingga dapat ditampilkan oleh browser dengan tampilan yang baik.

Tag

Dalam HTML, hampir seluruh perintah dituliskan secara berpasangan, yaitu perintah pembuka dan perintah penutup yang disebut sebagai tag.

Sebagai contoh:

Perintah pembuka dan diakhiri perintah penutup , akan memberikan efek tebal atau bold dalam tulisan.

Prakteknya: alislam akan menghasilkan kata alislam dengan jenis huruf tebal.

Properti

Perlu diketahui pula bahwa semua perintah HTML mempunyai properti yang berbeda-beda.

Properti adalah perintah tambahan yang langsung ditambahkan dalam perintah utama yang punya efek khusus terhadap perintah tersebut. Properti bersifat opsional, boleh ada dan boleh tidak, namun ada beberapa properti yang harus ada agar suatu perintah dapat diterjemahkan dengan baik oleh browser.

Perintah utama dan properti dipisahkan dengan sebuah spasi sehingga browser apapun bisa mengenali mana perintah utama dan mana yang properti. Bila spasi tersebut tidak disertakan, maka perintah tadi dianggap tidak sah sehingga akan diabaikan oleh browser atau bahkan hanya dianggap teks biasa.

Struktur Halaman HTML

Bila mengacu kepada aturan baku pembuatan halaman HTML, maka setidaknya sebuah halaman HTML terdiri dari dua bagian, yaitu HEAD dan BODY, berikut adalah anatomi baku sebuah halaman HTML.

(di sini anda bisa menuliskan perintah HTML yang lain)

(di sini anda bisa menuliskan perintah HTML yang lain)

Jika anda perhatikan, maka sebuah halaman HTML terdiri dari perintah , dan . Meskipun dalam praktiknya, anda bisa saja tidak menyebutkan 3 perintah dasar ini dan langsung membuat halaman HTML sesuka anda.

Sekedar informasi, anatomi dengan menyertakan 3 perintah di atas dimaksudkan bila anda ingin membuat sebuah halaman HTML yang profesional, interaktif, dinamis, otomatis dan bisa diakses oleh Search Engine.

BAB II. HEAD

Bagian HEAD dalam sebuah halaman HTML mempunyai banyak fungsi, di antaranya untuk mendefinisikan pembuat halaman tersebut, menentukan Keywords atau kata kunci yang memudahkan Search Engine dalam pencarian informasi, meletakkan script atau program kecil yang harus disisipkan pada halaman HTML anda, atau anda sekedar ingin halaman HTML anda meng-update sendiri tanpa harus menekan tombol Refresh misalnya dan masih banyak lagi.

Properti untuk perintah

Beberapa properti untuk pengaturan adalah sebagai berikut:

dir=“” : Menentukan orientasi arah penulisan, apakah LTR (Left to Right) seperti dalam bahasa Inggris, Indonesia ataupun latin, ataukah RTL (Right to Left) seperti dalam bahasa Arab, Ibrani dan Jepang.

lang=”" : Menentukan bahasa yang digunakan, seperti “EN-US” untuk menyatakan English-United States atau “AR-SA” untuk menyatakan Arabic-Saudi Arabia. Untuk bahasa-bahasa yang lain, silahkan merujuk HTML Manual.

Perintah-perintah di dalam

Beberapa perintah yang sebaiknya hanya diletakkan di bagian HEAD adalah sebagai berikut:

<title> : Membuat Judul halaman web yang akan ditampilkan pada baris judul pada program browser.

: Meletakkan javascript, jscript, vbscript.

Meta Tagging

Meta Tagging adalah istilah untuk tag-tag spesial yang hanya ditulis pada bagian HEAD. Aturan penulisannya adalah sebagai berikut:

FUNCTION” content=”COMMAND”>

Function adalah fungsi yang dipanggil untuk dijalankan pada browser tersebut. Beberapa fungsi yang sering dipakai adalah; fungsi Refresh otomatis, penentuan Keywords, Description, Author dan lain sebagainya.

Command adalah perintah yang akan dijalankan oleh browser berdasar fungsi yang ditentukan. Berikut beberapa contoh penggunaan meta tag.

7; url=http://www.web.com/”>

Untuk Autorefresh setelah 7 detik dan langsung mengarah ke alamat http://www.web.com/

Islam, Allah, Muhammad”>

Untuk menentukan Keywords yang dijadikan acuan oleh Search Engine seperti Google agar lebih terarah dalam pencarian data. Pada contoh ini digunakan kata Islam, Allah dan Muhammad untuk membatasi pencarian.

ISLAMI”>

Mendeskripsikan isi situs secara global, seperti dicontohkan di sini yaitu: “Situs ISLAMI”, yang nantinya akan dikenali oleh Search Engine dalam pencariannya.

BAB III. BODY

Bagian BODY dalam sebuah halaman HTML merupakan tempat perintah-perintah yang berhubungan dengan tampilan dan lay-out sebuah halaman HTML. Anda bisa memberi efek tebal, membuat Paragraf, mengatur ukuran font, membuat tabel, membuat formulir, menyisipkan gambar, membuat link dan masih banyak lagi.

Properti untuk perintah

Beberapa properti untuk pengaturan adalah sebagai berikut:

background=”" : Menentukan gambar background halaman, dalam hal ini berbentuk image file, untuk menentukan gambar background, isikan alamat file gambar yang diinginkan dengan format “http://alamatfile/folder/namafile.jpg” atau “C:\alamatfile\folder\namafile.jpg” atau bisa digunakan alamat non-absolut seperti “../foldergambar/namafile.jpg”. Format alamat file tergantung sistem yang digunakan, apakah berbasis Windows yang menggunakan Slash sebagai pemisah folder atau UNIX like Systems yang menggunakan Backslash sebagai pemisah folder. Kemudian format gambar yang bisa ditampilkan adalah jpg, gif dan png.

bgcolor=”" : Menentukan warna latar tabel, dengan format heksadesimal #000000 hingga #ffffff. Warna putih misalnya, diwakili oleh #ffffff, hitam oleh #000000, biru oleh #0000ff, merah oleh #ff0000. Untuk warna-warna yang lain anda bisa bereksperimen dengan mengkombinasikan 6 angka heksadesimal untuk membuat warna yang anda inginkan.

bottommargin=”" : Menentukan batas tepi di bawah halaman menggunakan satuan piksel.

dir=”" : Menentukan orientasi arah penulisan, apakah LTR (Left to Right) ataukah RTL (Right to Left).

lang=”" : Menentukan bahasa yang digunakan.

leftmargin=”" : Menentukan batas tepi di kiri halaman menggunakan satuan piksel.

onload=”" : Menjalankan script yang didefinisikan pada bagian HEAD dan meletakkannya di memori komputer ketika halaman HTML dijalankan.

onunload=”" : Menghentikan dan menghapus script yang didefinisikan pada bagian HEAD dari memori komputer ketika berpindah halaman.

rightmargin=”" : Menentukan batas tepi di kanan halaman menggunakan satuan piksel.

topmargin=”" : Menentukan batas tepi di atas halaman menggunakan satuan piksel.

BAB IV. Perintah-perintah pada bagian BODY

Sebagian besar perintah-perintah HTML harus ditulis pada bagian BODY, karena bagian ini memang dikhususkan untuk pengaturan perwajahan sebuah situs.

Pada bab ini akan dibahas satu persatu perintah-perintah tersebut sesuai dengan kategorinya.

Perintah untuk pengaturan tulisan

Mengatur tulisan dalam HTML tidaklah sulit, sebab perintahnya mudah dimengerti dan diterapkan. Berikut adalah beberapa perintah yang sering digunakan dalam pengaturan tulisan.

: Meletakkan tulisan atau kalimat di tengah halaman.

: Membuat tulisan tebal/bold.

: Membuat tulisan miring/italic.

: Membuat tulisan bergaris bawah/underline.


perintah dasar HTML copy paste

Dasar-Dasar HTML

BAB I. HTML

HTML adalah singkatan dari Hypertext Markup Language, sebuah “bahasa” yang mengatur lay-out, tampilan ataupun proses sebuah halaman web yang akan ditampilkan oleh program browser seperti Microsoft Internet Explorer, Netscape Navigator, Opera, Lynx ataupun Konqueror yang berjalan di atas Linux.

Halaman-halaman, ataupun teks-teks yang sudah diformat dengan HTML akan diterjemahkan oleh browser lalu ditampilkan sesuai keinginan pembuatnya.

HTML tidak bisa dikatakan bahasa pemrograman, sebab HTML tidak memiliki ciri-ciri bahasa pemrograman seperti adanya kemampuan logika, perhitungan, fungsi dan sebagainya.

Bila anda pernah bekerja dengan WordStar, maka anda akan mengerti konsep HTML, sebab HTML menggunakan tag yaitu pasangan perintah yang mengapit teks ataupun informasi sehingga dapat ditampilkan oleh browser dengan tampilan yang baik.

Tag

Dalam HTML, hampir seluruh perintah dituliskan secara berpasangan, yaitu perintah pembuka dan perintah penutup yang disebut sebagai tag.

Sebagai contoh:

Perintah pembuka dan diakhiri perintah penutup , akan memberikan efek tebal atau bold dalam tulisan.

Prakteknya: alislam akan menghasilkan kata alislam dengan jenis huruf tebal.

Properti

Perlu diketahui pula bahwa semua perintah HTML mempunyai properti yang berbeda-beda.

Properti adalah perintah tambahan yang langsung ditambahkan dalam perintah utama yang punya efek khusus terhadap perintah tersebut. Properti bersifat opsional, boleh ada dan boleh tidak, namun ada beberapa properti yang harus ada agar suatu perintah dapat diterjemahkan dengan baik oleh browser.

Perintah utama dan properti dipisahkan dengan sebuah spasi sehingga browser apapun bisa mengenali mana perintah utama dan mana yang properti. Bila spasi tersebut tidak disertakan, maka perintah tadi dianggap tidak sah sehingga akan diabaikan oleh browser atau bahkan hanya dianggap teks biasa.

Struktur Halaman HTML

Bila mengacu kepada aturan baku pembuatan halaman HTML, maka setidaknya sebuah halaman HTML terdiri dari dua bagian, yaitu HEAD dan BODY, berikut adalah anatomi baku sebuah halaman HTML.





(di sini anda bisa menuliskan perintah HTML yang lain)





(di sini anda bisa menuliskan perintah HTML yang lain)





Jika anda perhatikan, maka sebuah halaman HTML terdiri dari perintah , dan . Meskipun dalam praktiknya, anda bisa saja tidak menyebutkan 3 perintah dasar ini dan langsung membuat halaman HTML sesuka anda.

Sekedar informasi, anatomi dengan menyertakan 3 perintah di atas dimaksudkan bila anda ingin membuat sebuah halaman HTML yang profesional, interaktif, dinamis, otomatis dan bisa diakses oleh Search Engine.

BAB II. HEAD

Bagian HEAD dalam sebuah halaman HTML mempunyai banyak fungsi, di antaranya untuk mendefinisikan pembuat halaman tersebut, menentukan Keywords atau kata kunci yang memudahkan Search Engine dalam pencarian informasi, meletakkan script atau program kecil yang harus disisipkan pada halaman HTML anda, atau anda sekedar ingin halaman HTML anda meng-update sendiri tanpa harus menekan tombol Refresh misalnya dan masih banyak lagi.

Properti untuk perintah

Beberapa properti untuk pengaturan adalah sebagai berikut:

dir=“” : Menentukan orientasi arah penulisan, apakah LTR (Left to Right) seperti dalam bahasa Inggris, Indonesia ataupun latin, ataukah RTL (Right to Left) seperti dalam bahasa Arab, Ibrani dan Jepang.

lang=”" : Menentukan bahasa yang digunakan, seperti “EN-US” untuk menyatakan English-United States atau “AR-SA” untuk menyatakan Arabic-Saudi Arabia. Untuk bahasa-bahasa yang lain, silahkan merujuk HTML Manual.

Perintah-perintah di dalam

Beberapa perintah yang sebaiknya hanya diletakkan di bagian HEAD adalah sebagai berikut:

: Membuat Judul halaman web yang akan ditampilkan pada baris judul pada program browser.

: Meletakkan javascript, jscript, vbscript.

Meta Tagging

Meta Tagging adalah istilah untuk tag-tag spesial yang hanya ditulis pada bagian HEAD. Aturan penulisannya adalah sebagai berikut:



Function adalah fungsi yang dipanggil untuk dijalankan pada browser tersebut. Beberapa fungsi yang sering dipakai adalah; fungsi Refresh otomatis, penentuan Keywords, Description, Author dan lain sebagainya.

Command adalah perintah yang akan dijalankan oleh browser berdasar fungsi yang ditentukan. Berikut beberapa contoh penggunaan meta tag.



Untuk Autorefresh setelah 7 detik dan langsung mengarah ke alamat http://www.web.com/



Untuk menentukan Keywords yang dijadikan acuan oleh Search Engine seperti Google agar lebih terarah dalam pencarian data. Pada contoh ini digunakan kata Islam, Allah dan Muhammad untuk membatasi pencarian.



Mendeskripsikan isi situs secara global, seperti dicontohkan di sini yaitu: “Situs ISLAMI”, yang nantinya akan dikenali oleh Search Engine dalam pencariannya.

BAB III. BODY

Bagian BODY dalam sebuah halaman HTML merupakan tempat perintah-perintah yang berhubungan dengan tampilan dan lay-out sebuah halaman HTML. Anda bisa memberi efek tebal, membuat Paragraf, mengatur ukuran font, membuat tabel, membuat formulir, menyisipkan gambar, membuat link dan masih banyak lagi.

Properti untuk perintah

Beberapa properti untuk pengaturan adalah sebagai berikut:

background=”" : Menentukan gambar background halaman, dalam hal ini berbentuk image file, untuk menentukan gambar background, isikan alamat file gambar yang diinginkan dengan format “http://alamatfile/folder/namafile.jpg” atau “C:\alamatfile\folder\namafile.jpg” atau bisa digunakan alamat non-absolut seperti “../foldergambar/namafile.jpg”. Format alamat file tergantung sistem yang digunakan, apakah berbasis Windows yang menggunakan Slash sebagai pemisah folder atau UNIX like Systems yang menggunakan Backslash sebagai pemisah folder. Kemudian format gambar yang bisa ditampilkan adalah jpg, gif dan png.

bgcolor=”" : Menentukan warna latar tabel, dengan format heksadesimal #000000 hingga #ffffff. Warna putih misalnya, diwakili oleh #ffffff, hitam oleh #000000, biru oleh #0000ff, merah oleh #ff0000. Untuk warna-warna yang lain anda bisa bereksperimen dengan mengkombinasikan 6 angka heksadesimal untuk membuat warna yang anda inginkan.

bottommargin=”" : Menentukan batas tepi di bawah halaman menggunakan satuan piksel.

dir=”" : Menentukan orientasi arah penulisan, apakah LTR (Left to Right) ataukah RTL (Right to Left).

lang=”" : Menentukan bahasa yang digunakan.

leftmargin=”" : Menentukan batas tepi di kiri halaman menggunakan satuan piksel.

onload=”" : Menjalankan script yang didefinisikan pada bagian HEAD dan meletakkannya di memori komputer ketika halaman HTML dijalankan.

onunload=”" : Menghentikan dan menghapus script yang didefinisikan pada bagian HEAD dari memori komputer ketika berpindah halaman.

rightmargin=”" : Menentukan batas tepi di kanan halaman menggunakan satuan piksel.

topmargin=”" : Menentukan batas tepi di atas halaman menggunakan satuan piksel.

BAB IV. Perintah-perintah pada bagian BODY

Sebagian besar perintah-perintah HTML harus ditulis pada bagian BODY, karena bagian ini memang dikhususkan untuk pengaturan perwajahan sebuah situs.

Pada bab ini akan dibahas satu persatu perintah-perintah tersebut sesuai dengan kategorinya.

Perintah untuk pengaturan tulisan

Mengatur tulisan dalam HTML tidaklah sulit, sebab perintahnya mudah dimengerti dan diterapkan. Berikut adalah beberapa perintah yang sering digunakan dalam pengaturan tulisan.

: Meletakkan tulisan atau kalimat di tengah halaman.

: Membuat tulisan tebal/bold.

: Membuat tulisan miring/italic.

: Membuat tulisan bergaris bawah/underline.

: Membuat tulisan dengan ukuran huruf nomor 1 (terbesar).

: Membuat tulisan dengan ukuran huruf nomor 2.

: Membuat tulisan dengan ukuran huruf nomor 3.

: Membuat tulisan dengan ukuran huruf nomor 4 (dan seterusnya sampai nomor 7).


: Berpindah baris tanpa berpindah paragraf dan tanpa memberi jarak spasi antar dua baris.

: Membuat paragraf baru dengan jarak satu spasi dari paragraf sebelumnya.


: Membuat garis vertikal.

Membuat daftar (list) dengan nomor urut

Membuat daftar atau list juga merupakan hal yang mudah. Dalam HTML, daftar/list dibagi menjadi dua, yaitu Ordered list (Daftar bernomor urut) dan Unordered List (Daftar tanpa nomor urut).

Berikut adalah perintah HTML untuk membuat Ordered List.

    : Mengawali sebuah daftar.

  1. : Membuat baris/paragraf daftar.

: Mengakhiri sebuah daftar.

Contoh:

Untuk membuat daftar seperti di bawah ini,

Daftar menu

1. Soto Ayam

2. Gule Kambing

3. Sate

4. Nasi Rawon

Maka perintahnya adalah sebagai berikut:

Daftar menu (judul daftar)

    (perintah pembuka awal daftar)

  1. Soto Ayam (baris isi daftar)

  2. Gule Kambing (baris isi daftar)

  3. Sate (baris isi daftar)

  4. Nasi Rawon (baris isi daftar)

(perintah penutup)

Kita dapat pula membuat daftar bertingkat seperti contoh di bawah ini,

Daftar menu

1. Soto

1. Soto Ayam

2. Soto Daging

2. Sate

1. Sate Ayam

2. Sate Kambing

Maka perintah HTML-nya adalah sebagai berikut,

Daftar menu (judul daftar)

    (perintah pembuka awal daftar tingkat 1)

  1. Soto (baris daftar tingkat 1)

      (perintah pembuka awal daftar tingkat 2)

    1. Soto Ayam (baris daftar tingkat 2)

    2. Soto Daging (baris daftar tingkat 2)

    (perintah penutup tingkat 2)

  2. Sate (baris daftar tingkat 1)

      (perintah pembuka awal daftar tingkat 2)

    1. Sate Ayam (baris daftar tingkat 2)

    2. Sate Kambing (baris daftar tingkat 2)

    (perintah penutup tingkat 2)

(perintah penutup tingkat 1)

Perintah untuk membuat daftar berurut ini mempunyai beberapa jenis penomoran. Untuk membuatnya, isilah properti bawaan perintah
    sesuai keinginan.

    Berikut properti yang berlaku untuk perintah
      :

      type=”1” : Daftar dengan nomor urut angka.

      type=”A” : Daftar dengan nomor urut Huruf Kapital.

      type=”a” : Daftar dengan nomor urut Huruf Kecil.

      type=”I” : Daftar dengan nomor urut Angka Romawi Besar.

      type=”i” : Daftar dengan nomor urut Angka Romawi Kecil.

      Contoh:

      akan menghasilkan sebuah daftar dengan nomor urut angka.

      Membuat daftar (list) tanpa nomor urut

      Perintahnya hampir mirip dengan yang bernomor urut, yaitu seperti di bawah ini.

        : Mengawali sebuah daftar tanpa nomor urut.

      • : Membuat baris/paragraf daftar.

      : Mengakhiri sebuah daftar tanpa nomor urut.

      Contoh:

      Untuk membuat daftar seperti di bawah ini,

      Daftar menu

       Soto Ayam

       Gule Kambing

       Sate

       Nasi Rawon

      Maka perintahnya adalah sebagai berikut:

      Daftar menu (judul daftar)

        (perintah pembuka awal daftar)

      • Soto Ayam (baris daftar)

      • Gule Kambing (baris daftar)

      • Sate (baris daftar)

      • Nasi Rawon (baris daftar)

      (perintah penutup)

      Perintah untuk membuat daftar tak berurut ini mempunyai beberapa jenis simbol penandaan. Untuk membuatnya, isilah properti bawaan perintah
        sesuai keinginan.

        Berikut properti yang berlaku untuk perintah
          :

          type=”circle” : Daftar dengan tanda lingkaran kosong.

          type=”square” : Daftar dengan tanda segi empat.

          type=”disc” : Daftar dengan tanda lingkaran solid.

          Contoh:

          akan menghasilkan sebuah daftar dengan simbol penanda berbentuk lingkaran kosong.

          LATIHAN

          Sebagai latihan, buatlah sebuah halaman HTML yang akan ditampilkan oleh browser persis seperti yang tercetak di bawah ini.

          WARUNG TEGAL

          Pengantar

          Banyak sekali kita jumpai di Jakarta, warung makan yang sering dikenal sebagai warteg, yaitu warung makan yang didirikan oleh orang-orang yang kebanyakan berasal dari daerah Tegal dan Purwokerto.

          Apa Yang Tersedia

          Beberapa menu yang tersedia di warteg adalah:

           Makanan

           Minuman

          Contohnya:

          1. Soto Babat

          2. Nasi Ayam

          3. Nasi Kari, yang terdiri dari:

          1. Kari Ayam

          2. Kari Daging

          a. Daging Sapi

          b. Daging Kerbau

          Ternyata memang enak makan di warteg, murah meriah dan sesuai dengan selera.

          Menampilkan file gambar

          Untuk menampilkan file gambar anda dapat menggunakan perintah di bawah ini:

          : Memulai peletakan file gambar dalam halaman HTML.

          Namun perintah di atas tidak akan menghasilkan apa-apa sampai kita menentukan properti yang tepat.

          Properti yang berlaku untuk perintah adalah:

          src=”" : Menentukan alamat file gambar yang ingin ditampilkan, adapun format gambar yang bisa ditampilkan adalah jpg, gif dan png.

          alt=”" : Komentar dari gambar sebagai antisipasi apabila gambar tersebut ternyata tidak bisa ditampilkan.

          border=”" : Border dari gambar yang ditampilkan yang dinyatakan dalam satuan piksel.

          width=”" : Lebar gambar yang ditampilkan yang dinyatakan dalam satuan piksel.

          height=”" : Tinggi gambar yang ditampilkan yang dinyatakan dalam satuan piksel.

          Contoh:

          Untuk menampilkan sebuah file gambar di My Document gunakan perintah berikut:

          ”Ini

          Untuk menampilkan sebuah file gambar di UNIX system gunakan perintah berikut:

          ”Ini

          Untuk menampilkan sebuah file gambar di internet gunakan perintah berikut:

          ”Ini

          Membuat Link

          Salah satu kemampuan HTML adalah mampu berpindah ke halaman yang lain melalui link. Ketika kursor atau mouse pointer berada di atas sebuah link, maka gambar panah yang biasa terlihat akan berubah menjadi sebuah gambar tangan yang sedang menunjuk, dan bila dilakukan klik, maka halaman akan berpindah ke alamat yang didefinisikan dalam link tersebut.

          Perintah untuk membuat link adalah sebagai berikut:

          : Teks/Gambar yang diapit perintah ini akan menjadi link

          Sedangkan properti-nya adalah:

          href=”" : Menunjukkan alamat file HTML yang ditunjuk, bisa juga diganti dengan file-file non-HTML yang akan dieksekusi bila memang file tersebut executable, bila tidak maka file tersebut akan didownload ke dalam komputer pemakai. Link bisa juga untuk mengarahkan email ke alamat email tertentu.

          Contoh:

          Untuk berpindah ke halaman HTML lain, maka perintahnya adalah:

          Buka File.html

          Agar pemakai bisa mendownload suatu file, maka perintahnya adalah:

          Download File.Zip

          Mengarahkan pengguna untuk menulis email ke alamat tertentu sehingga bila terjadi klik pada link, maka link otomatis akan membuka program pengirim email seperti Outlook Express atau Eudora, maka perintahnya adalah:

          Kirim Email

          Membuat tabel dengan HTML

          Terkadang dalam membuat situs internet, kita membutuhkan tabel-tabel untuk memberikan informasi kepada pengunjung ataupun sekedar untuk mengatur lay-out situs kita agar terlihat chic dan rapi.

          Konsep tabel dalam HTML sedikit mempunyai perbedaan dengan yang kita kenal dalam dunia wordprocessing ataupun datasheet yang serba instan.

          Dalam HTML baris tabel dikenal sebagai table row, sedangkan tiap sel-nya disebut table data. Tiap table row mengandung satu table data atau lebih, sementara istilah baru yang perlu dikenal adalah row spanning dan column spanning, yaitu menggabungkan satu kolom atau satu sel dalam satu baris dengan kolom/sel yang ada di bawahnya atau yang ada di sampingnya.

          Perintah dasar membuat tabel

          Berikut perintah dasar pembuatan tabel:

          : Memulai membuat tabel.

          : Membuat table row atau sebuah baris dalam tabel.

          : Membuat table data atau sebuah sel dalam tabel.

          Contoh:

          Untuk membuat tabel dengan dua baris dan dua kolom/sel per barisnya, maka perintahnya adalah sebagai berikut:

          (memulai sebuah tabel)

          (memulai baris pertama)

          (memulai kolom/sel pertama dari baris pertama)

          (memulai kolom/sel kedua dari baris pertama)

          (mengakhiri baris pertama)

          (memulai baris kedua)

          (memulai kolom/sel pertama dari baris kedua)

          (memulai kolom/sel kedua dari baris kedua)

          (mengakhiri baris kedua)





          (mengakhiri sebuah tabel)

          Perintah lanjutan dalam membuat tabel

          Bila perintah-perintah dasar di atas dijalankan di sebuah browser maka anda tidak akan melihat apa-apa kecuali beberapa kotak yang sangat kecil sekali dan nyaris seperti beberapa titik di layar. Untuk membuat tabel yang kita buat terlihat maka harus diatur properti-nya agar sesuai dengan yang kita inginkan, misalnya kita bisa mengatur berapa lebar maksimum dari tabel tersebut, berapa tinggi tiap baris, berapa lebar tiap sel-nya, berapa lebar border-nya, berapa jarak antar sel-nya, warnanya, background-nya dan lain sebagainya.

          Contoh:

          Untuk membuat tabel dengan lebar 650 piksel misalnya, maka perintah yang diperlukan adalah:



          (di baris ini anda bisa letakkan perintah pembuatan baris, kolom dan sebagainya).



          Jelaslah sudah, untuk membuat tabel dengan lebar 650 piksel, kita cukup menambahkan properti width=”650″.

          Properti dasar untuk perintah


          align=”" : Menentukan perataan tabel, apakah center, left atau right.

          background=”" : Menentukan background tabel, dalam hal ini berbentuk image file. Isikan alamat file gambar yang diinginkan sebagai background (format jpg, gif dan png).

          bgcolor=”" : Menentukan warna latar belakang tabel, dengan format heksadesimal #000000 hingga #ffffff.

          border=”" : Menentukan lebar garis tepi sebuah tabel yang dinyatakan dalam satuan piksel. Semakin besar piksel yang dimasukkan, semakin lebar garis tepi tabel tersebut.

          bordercolor=”" : Menentukan warna border dari tabel, yang dinyatakan dengan format heksadesimal #000000 hingga #ffffff.

          cellpadding=”" : Menentukan jarak teks/gambar dalam sebuah sel dengan tepi sel tersebut yang dinyatakan dalam satuan piksel.

          cellspacing=”" : Menentukan jarak antar sel yang dinyatakan dalam satuan piksel.

          dir=”" : Menentukan orientasi arah penulisan, apakah LTR (Left to Right) ataukah RTL (Right to Left).

          lang=”" : Menentukan bahasa yang digunakan dalam tabel.

          height=”" : Menentukan tinggi tabel yang dinyatakan dalam satuan piksel.

          width=”" : Menentukan lebar tabel yang dinyatakan dalam satuan piksel.

          Properti dasar untuk perintah

          align=”" : Menentukan perataan table row, apakah center, left, right atau justify.

          bgcolor=”" : Menentukan warna latar dari table row, yang dinyatakan dengan format heksadesimal #000000 hingga #ffffff.

          bordercolor=”" : Menentukan warna border dari table row, yang dinyatakan dengan format heksadesimal #000000 hingga #ffffff.

          dir=”" : Menentukan orientasi arah penulisan, apakah LTR (Left to Right) ataukah RTL (Right to Left).

          lang=”" : Menentukan bahasa yang digunakan dalam table row.

          valign=”" : Menentukan vertical align, yaitu perataan secara vertikal dari tiap obyek yang ada dalam table row tersebut. Opsinya adalah: bottom, middle, top dan baseline.

          Properti dasar untuk perintah

          align=”" : Menentukan perataan table data, apakah center, left, right atau justify.

          background=”" : Menentukan background dari table data, dalam hal ini berbentuk image file, untuk menentukannya isikan alamat file gambar yang diinginkan (format jpg, gif atau png).

          bgcolor=”" : Menentukan warna latar belakang dari table data, yang dinyatakan dengan format heksadesimal #000000 hingga #ffffff.

          bordercolor=”" : Menentukan warna border dari table data, yang dinyatakan dengan format heksadesimal #000000 hingga #ffffff.

          colspan=”" : Menggabungkan satu atau beberapa sel sekaligus yang berada dalam satu baris, dinyatakan dengan angka desimal yang menunjukkan berapa banyak sel yang akan digabungkan secara horisontal.

          rowspan=”" : Menggabungkan satu atau beberapa sel sekaligus yang berada pada baris-baris yang berbeda namun berada pada satu kolom, dinyatakan dengan angka desimal yang menunjukkan berapa banyak sel yang akan digabungkan secara vertikal.

          dir=”" : Menentukan orientasi arah penulisan, apakah LTR (Left to Right) ataukah RTL (Right to Left).

          lang=”" : Menentukan bahasa yang digunakan dalam table data.

          valign=”" : Menentukan vertical align, yaitu perataan secara vertikal dari tiap obyek yang ada dalam table data tersebut. Opsinya adalah: bottom, middle, top dan baseline.

          height=”" : Menentukan tinggi sel yang dinyatakan dalam satuan piksel.

          width=”" : Menentukan lebar sel yang dinyatakan dalam satuan piksel.

perintah-perintah ms power point

Setelah memahami betul teori tentang dasar-dasar presentasi dan panduan membuat presentasi, selanjutnya kita akan belajar yang lebih teknis dalam membuat presentasi dengan MS Powerpoint 2007. Pada dasarnya MS Powerpoint 2007 sama saja dengan 2003, yang berbeda adalah menu-menunya, dimana menu MS Office 2007 semuanya ditampilkan di Toolbar, mengikuti trend Web 2.0.

1. Memulai MS PowerPoint

Terdapat 2 cara cepat untuk memulai powerpoint

  • Melalui Icon pada Desktop Windows.

Pengaktifan ini bisa dilakukan apabila pada desktop windows Anda sudah terdapat Icon Microsoft Power Point. Pengaktifan dilakukan dengan melakukan Double Click pada icon Power Point.

  • Pengaktifan yang kedua dengan melakukan langkah-langkah sebagai berikut.
    a. Klik tombol Start pada task bar di desktop
    b. Klik menu All Programs/ MS OFFICE dan kemudian klik Microsoft Office PowerPoint 2007
tut1-buka powerpoint2007


Selanjutnya anda akan mendapatkan tampilan sebagai berikut:

tut1-lembar kerja powerpoint

Berikut ini penjelasan masing-masing bagian diatas

  1. Title bar : nama file yang sedang kita kerjakan akan muncul disini
  2. Outline tab : untuk melihat outline dari masing-masing slide
  3. Slide tab : untuk melihat thumbnail (slide kecil) dari keseluruhan slide dan berpindah ke slide yang kita tuju. Anda bisa melakukan scroll ke bawah bila slide banyak.
  4. Menu bar : tempat menu-menu dimana terdapat perintah-perintah Powerpoint
  5. Slide Pane : bidang kerja MS Powerpoint
  6. Task Pane : Menunjukkan apa saja file yang baru saja dibuka, dibuat, dan disimpan serta link ke template maupun resource lainnya.
  7. Tombol View : untuk merubah tampilan, mulai dari normal, slide sorter, maupun slide show. Secara detail akan dijelaskan di bawah ini
  8. Toolbar Drawing : untuk menggambar secara manual gambar-gambar sederhana seperti bentuk-bentuk geometri, panah, memberi efek, menyisipkan gambar dan sebagainya.

Menggunakan Toolbar

Toolbar adalah tombol dan pilihan yang Anda gunakan untuk melakukan suatu perintah. Toolbar terletak di bagian atas layar dan dapat terdiri dari tombol, menu atau gabungan dari keduanya.

clip_image002

Toolbar dapat ditempatkan berdekatan satu dengan yang lain pada baris yang sama, juga bisa ditempatkan pada baris yang berbeda. Ketika anda meletakan beberapa toolbar pada baris yang sama, mungkin tidak akan tersedia cukup ruang untuk menampilkan seluruh tombol. Jika tidak tersedia ruang, maka yang akan ditampilkan adalah tombol yang terakhir anda gunakan.

clip_image004

Anda dapat mengatur toolbar dan menampilkan seluruh tombol pada suatu toolbar.

Untuk melihat tombol yang tidak termuat pada toolbar, Klik Toolbar Option atau clip_image005 yang terdapat dibagian akhir toolbar.

clip_image007

Secara otomatis, biasanya pada saat Anda mengaktifkan Ms. Power Point, toolbar yang aktif adalah tool bar Standard, Formating dan Drawing, tetapi Anda dapat menambah dan mengurangi Toolbar tersebut sesuai dengan kebutuhan. Cara untuk menambah dan mengurangi toolbar adalah sebagai berikut:

Cara pertama adalah dengan mengklik kanan bagian kosong pada toolbar sehingga muncul gambar disamping. Selanjutnya anda dapat mengklik salah satu toolbar untuk mengaktifkan atau menghilangkan.

clip_image009

Cara kedua adalah dengan mengikuti langkah sebagai berikut:

a. Klik Menu View

b. Sorot Toolbars

c. Setelah muncul pilihan toolbar, klik menu yang akan ditampilkan atau dihilangkan. Tanda Checklist menandakan toolbar telah aktif.

clip_image011

Tampilan Power Point XP

Terdapat tiga tampilan utama dalam Ms. Power Point XP, yaitu : normal view, slide shorter view, dan slide show view.

Normal View

Normal View adalah tampilan editing utama yang Anda gunakan untuk menulis dan mendesain sebuah presentasi. Tampilan ini mempunyai tiga area kerja utama: dibagian kiri, tab-tab yang merupakan alternatif antara penampilan slide dalam bentuk paragraf (outline Tab) dan sebagai thumbnail (Slides Tab); di bagian kanan, Slide pane yang menampilkan slide yang sedang Anda kerjakan; dan di bawah, Notes Pane yang menyediakan tempat untuk catatan-catatan yang ingin anda buat mengenai slide yang sedang Anda buat.

clip_image013

Slide Shorter View

Slide Shorter View adalah tampilan istimewa slide Anda dalam bentuk Thumbnail. Ketika anda selesai membuat dan mengedit presentasi, slide shorter view memberi anda tampilan keseluruhan dari presentasi Anda tersebut – membuat slide mudah diatur, ditambah,atau dihilangkan dan menampilkan efek peralihan dan animasi yang telah Anda buat.

clip_image015

Slide Show View

Slide show view mengambil seluruh layar untuk tampilannya. Pada tampilan ini Anda melihat presentasi Anda dalam bentuk yang sama dengan yang dilihat audience, Anda dapat melihat grafik, pengaturan waktu, film, elemen animasi, dan efek transisi akan nampak pada presentasi sesuangguhnya.

Menutup Power Point

Jjika Anda sudah menyelesaikan dokumen presentasi, Anda dapat menutup dokumen tersebut dengan cara sebagai berikut :

1. Klik menu File

2. Klik Close

Namun jika Anda lupa menyimpan perubahan pada dokumen presentasi Anda sebelum menutupnya, maka Power Point akan menampilkan pilihan sebagai berikut :

clip_image017

Untuk mengakhiri Ms. Power Point XP secara keseluruhan Anda dapat melakukan salah satu hal berikut :

  • Klik File Menu dan kemudian klik Exit
  • Klik tombol Close clip_image018 disudut kanan atas Ms. Power Point.
  • Tekan tombol keyboard Alt+F4



sumber:http://duniatutorial.blogspot.com

Rabu, 13 Januari 2010

PERINTAH-PERINTAH DOS

Perintah dasar:
Perintah-perintah tingkat dasar diperuntukkan bagi mereka yang masih dalam
tahap belajar.
ATTRIB Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah atribut file
CLS Perintah internal. Untuk menghapus layar monitor
COPY Perintah internal. Untuk mengkopi file
DEL Perintah internal. Untuk menghapus file
DIR Perintah internal. Untuk melihat daftar file/folder di folder/direktori
tertentu
MD Perintah internal. Untuk membuat direktori/folder baru
RD Perintah internal. Untuk menghapus folder (folder kosong)
REN Perintah internal. Untuk mengubah nama file/folder
TYPE Perintah internal. Untuk melihat isi file

Perintah menengah:
Perintah-perintah tingkat menengah diperuntukkan bagi mereka yang mulai
mempelajari langkah-langkah recovery ringan, seperti format/install ulang, bad
sector recovery.
EDIT Perintah eksternal. Untuk mengedit file teks (interaktif)
FDISK Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah/membuat partisi harddisk
FORMAT Perintah eksternal. Untuk memformat disket/harddisk
MORE Untuk mencegah tampilan menggulung terus-menerus
SYS Eksternal apa internal ya? Yang jelas untuk membuat disket/harddisk jadi
bootable

Perintah tingkat lanjut:
DEBUG Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah isi file dalam format
heksadesimal
REG Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah/menghapus key/value registry
TASKKILL Perintah eksternal. Untuk menghentikan/membunuh proses yang sedang
berlangsung
TASKLIST Perintah eksternal. Untuk melihat daftar proses yang sedang berlangsung

Perintah-perintah BATCH FILE
@
ECHO
REM

Program-program Utilities
QuickBASIC, PASCAL, TURBO C (bahasa pemrograman, program untuk membuat program)
Partition Magic for DOS (program partisi yang lebih mudah digunakan
dibandingkan FDISK

MELIHAT DAFTAR FILE: "DIR"
Perintah "DIR" berfungsi untuk melihat daftar file/folder yang berada di
direktori atau folder tertentu. Sebenarnya perintah DIR mempunyai banyak sekali
parameter perintah yang dapat kita gunakan untuk membatasi daftar file/folder
yang kita inginkan. Di antaranya, parameter-parameter ini dapat kita gunakan
untuk menentukan file, folder atau file dan folder yang ingin kita lihat di
direktori/folder tertentu, kemudian menentukan apakah kita akan menampilkan
file-file yang hidden atau tidak, kemudian mengurutkan berdasarkan nama,
tanggal, ukuran, dan sebagainya. Untuk mengetahui daftar parameter dan cara
penggunaannya, ketikkan "DIR /?" kemudian tekan Enter.

Melihat daftar file/folder dalam direktori/folder tertentu
DIR (tanpa parameter)

Melihat daftar file saja
DIR /a-d

Melihat daftar folder saja
DIR /ad

Melihat daftar file yang tersembunyi
DIR /a-dh

Melihat daftar folder yang tersembunyi
DIR /adh

Melihat daftar file/folder yang tersembunyi
DIR /ah

MENGETAHUI/MENGUBAH ATRIBUT FILE: "ATTRIB"
Untuk mengetahui daftar parameter untuk perintah "ATTRIB", ketikkan "ATTRIB /?".

Melihat attribut file/folder
Format umum: ATTRIB namafile
Contoh: ATTRIB readme.txt
Untuk melihat attribut dari beberapa file/folder, gunakan wildcards character
(*) pada namafile.

Mengubah attribut file/folder
ATTRIB daftaratribut namafile
Daftar atribut yang valid: H, R, S
Gunakan tanda '-' di depan kode attribut untuk menonaktifkan atribut tertentu,
gunakan tanda '+' untuk mengaktifkan atribut tertentu.

Contoh pemakaian:
Mengubah atribut file README.TXT menjadi hidden
ATTRIB +h README.TXT

Mengaktifkan atribut hidden sekaligus atribut system pada file README.TXT
ATTRIB +h +s README.TXT

Menonaktifkan attribut hidden, read-only dan system pada semua file dalam
direktori aktif (current directory). Kombinasi atribut ini dapat digunakan
untuk memunculkan kembali file-file yang 'disembunyikan', misalnya sebagai
dampak infeksi virus ke komputer:
ATTRIB -h -r -s *.*